Blog

Berita & Artikel seputar  Pusdikarhanud

PUSDIKARHANUD IKUTI UPACARA PENUTUPAN DIKLAPA II KECABANGAN TNI AD SECARA VIRTUAL

by | 15/12/2020 | Uncategorized

Batu, Danpusdikarhanud Brigjen TNI Elman Nawendro, M.Sc., Wadan Pusdikarhanud Kolonel Arh Dodo Irmanto, S.I.P., M.Si, Kabagdik, para Dansatdik dan perwakilan Gumil serta Pasis Diklapa II Kecabangan Arhanud TA 2020 mengikuti Upacara Penutupan Diklapa II Kecabangan TNI AD secara Virtual, bertempat di Aula A.H Nasution Pusdikarhanud, Selasa (15/12/2020).

Upacara penutupan Diklapa II Kecabangan TNI AD ini dipimpin langsung oleh Wadan Kodiklat TNI AD, Mayjen TNI Eka Wiharsa dari di Aula Moch. Toha, Makodiklat TNI AD. Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wadan, Dankodiklat TNI AD, Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos. mengucapkan selamat dan sukses kepada para mantan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan kini memiliki kualifikasi ilmu, teknik dan taktik untuk menduduki jabatan Perwira Golongan VI. “Saya berpesan agar kalian terus mengembangkan materi yang sudah kalian terima di pusdik sesuai dengan bidang masing-masing”, ujar Dankodiklat TNI AD.

Dalam pelaksanaan Upacara Penutupan Pendidikan ini juga diberikan penghargaan dan pengalungan Medali kepada siswa “Lulusan terbaik” Diklapa II Kecabangan Arhanud TA 2020 yang diraih oleh “Kapten Arh Yoga Rosadi Rachman, S.S.T.Han., S.T.” dari Yon Arhanud 10/ABC/1/F Kodam Jaya. Setelah kegiatan Upacara Penutupan Diklapa II Kecabangan TNI AD, Danpusdikarhanud melaksanakan acara Penganugrahan Tanda Brevet Kehormatan Arhanud kepada mantan siswa Diklapa II Kecabangan Arhanud TA 2020 yang berasal dari TNI AL yaitu Kapten Laut (P) Arif Siswanto.

Brigjen TNI Elman Nawendro, M.Sc.

Brigjen TNI Elman Nawendro, M.Sc.

Komandan Pusdikarhanud

“ Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih. Akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi ”

Panglima Besar Jend. Soedirman

“ Kamu bukanlah tentara sewaan tetapi prajurit yang berideologi, sanggup berjuang menempuh maut untuk kelahiran Tanah Airmu ”

Panglima Besar Jend. Soedirman

“ Ingat, bahwa prajurit Indonesia bukan prajurit sewaan, bukan prajurit yang menjual tenaganya karena hendak merebut sesuap nasi dan bukan pula prajurit yang mudah dibelokkan haluannya karena tipu dan nafsu kebendaan, tetapi prajurit Indonesia adalah dia yang masuk ke dalam tentara karena keinsafan jiwanya, atas panggilan ibu pertiwi. Dengan setia membaktikan raga dan jiwanya bagi keluhuran bangsa dan negara”

Panglima Besar Jend. Soedirman

“ Pelihara TNI, pelihara angkatan perang kita, jangan sampai tni dikuasai oleh partai politik manapun juga. Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan parjurit yang mudah dibelokkan haluannya, kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara ”

Panglima Besar Jend. Soedirman

Berita & Artikel terkait