Blog

Berita & Artikel seputar  Pusdikarhanud

UPACARA PENUTUPAN DIKPATIH TAHAP II KECABANGAN ARHANUD TA 2020

by | 18/11/2020 | fungsi utama

Wakil Komandan Pusdikarhanud Kolonel Arh Dodo Irmanto, S.I.P., M.Si mewakili Danpusdikarhanud sebagai inspektur upacara pada Upacara Penutupan Dikpatih Tahap II Kecabangan Arhanud TA 2020 bertempat di aula AH.Nasution Pusdikarhanud. ( 18/11/2020).

Dalam sambutannya Danpussenarhanud Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E., yang dibacakan oleh Wadanpusdikarhanud mengucapkan “Selamat” kepada mantan siswa Dikpatih Tahap II Arhanud yang telah menyelesaikan pendidikan ini dengan hasil yang cukup baik. Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari kerja keras, ketekunan, ketabahan serta disiplin yang tinggi selama mengikuti pendidikan.

Mantan Perwira Siswa juga diperintahkan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh guna meningkatkan profesionalisme prajurit Arhanud melalui penerapan managemen latihan yang baik dan benar sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku agar latihan dapat terselenggara dengan aman dan lancar serta mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditentukan.

Dalam Upacara Penutupan Pendidikan ini juga disampaikan penghargaan kepada siswa “Lulusan terbaik” Dikpatih Tahap II Arhanud TA 2020 yang diraih oleh “Letda Arh Ratno Rhamdani” dari Yon Arhanud 13/PBY Kodam I/BB

Sebelum mengakhiri amanatnya Danpussenarhanud juga mengucapkan “Selamat jalan kembali ke kesatuan masing-masing”. Perhatikan keamanan dan protokol kesehatan Covid-19 selama perjalanan sampai dengan tiba di satuan. Semoga selamat sampai tujuan masing-masing dalam keadaan sehat walafiat.

Pelaksanaan kegiatan Upacara Penutupan Dikpatih Tahap II Kecabangan Arhanud TA 2020, tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid 19, dengan Physical Distancing dan menggunakan Masker. (Pen Pusdikarhanud)

Brigjen TNI Elman Nawendro, M.Sc.

Brigjen TNI Elman Nawendro, M.Sc.

Komandan Pusdikarhanud

“ Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih. Akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi ”

Panglima Besar Jend. Soedirman

“ Kamu bukanlah tentara sewaan tetapi prajurit yang berideologi, sanggup berjuang menempuh maut untuk kelahiran Tanah Airmu ”

Panglima Besar Jend. Soedirman

“ Ingat, bahwa prajurit Indonesia bukan prajurit sewaan, bukan prajurit yang menjual tenaganya karena hendak merebut sesuap nasi dan bukan pula prajurit yang mudah dibelokkan haluannya karena tipu dan nafsu kebendaan, tetapi prajurit Indonesia adalah dia yang masuk ke dalam tentara karena keinsafan jiwanya, atas panggilan ibu pertiwi. Dengan setia membaktikan raga dan jiwanya bagi keluhuran bangsa dan negara”

Panglima Besar Jend. Soedirman

“ Pelihara TNI, pelihara angkatan perang kita, jangan sampai tni dikuasai oleh partai politik manapun juga. Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan parjurit yang mudah dibelokkan haluannya, kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara ”

Panglima Besar Jend. Soedirman

Berita & Artikel terkait